Rabu, 15 September 2010

Menutup Tahun dgn Liburan

Di penghujung tahun seperti sekarang, tentu ada banyak rencana yg akan dilakukan utk menutup 2009 dgn sempurna. Sebuah simbol akan banyak hal yg telah diraih sepanjang tahun. Seperti layaknya seorang kampiun, sebuah kemenangan selaiknya mendapat "upeti".
Liburan kini memang telah menjelma menjadi sebuah kebutuhan. Ia menyelinap dalam benak tiap orang dgn tanpa disadari dan selalu diletakkan di rangkaian terakhir sebagai penutup sempurna dari seluruh kerja yg telah dilakukan.

Sadar Liburan
Semakin banyaknya masyarakat yg "sadar liburan", membuat banyak pihak yg terkait pun memberikan paket-paket liburan menarik. Baik yg membutuhkan waktu yg lebih lama utk menjelajah ataupun hanya utk menghabiskan waktu di akhir pekan.
Istilah weekend getaway pun makin terdengar santer dewasa ini. Yg intinya memanfaatkan akhir pekan sebaik mungkin utk berelaksasi. Bagi warga ibukota, pulau-pulau yg berada di daerah kepulauan Seribu kerap kali dijadikan "pelarian". Menghirup udara jernih, bermain air di laut hingga puas, atau sekadar bersantai di dalam penginapan yg nyaman, semua itu cukup utk menghapus kepenatan dan rasa lelah setelah seminggu bekerja.
Atau, jika ke Bandung di akhir pekan, bisa dilihat keramaian kota dan kemacetan lalu lintasnya yg sangat meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Mencari kenderaan dgn nomor polisi wilayah DKI Jakarta pun sangatlah mudah.
Hal ini jelas semakin membuat industri pariwisata bergairah. Baik utk obyek-obyek wisata domestik maupun bagi para biro perjalanan yg banyak mengatur perjalanan ke luar negri. Karakter masyarakat Indonesia yg ingin mendapatkan banyak hal dalam waktu singkat memang pd akhirnya banyak bepergian dgn biro perjalanan. Karena semuanya telah diatur rapi oleh pihak biro.
Destinasi yg cenderung memiliki permintaan stabil dari dulu hingga sekarang adalah Eropa, sehingga benua ini sering disebut sebagai destinasi klasik. Namun, dgn semakin tingginya kesadaran berlibur, juga semakin membuka peluang menjelajahi negara-negara lainnya. Kini, negara-negara di kawasan Asia yg tak perlu menggunakan Visa atau bisa memperoleh visa dgn mudah banyak disasar.Bangkok, Hongkong, Makau, Vietnam, atau Kamboja adalah beberapa negara yg kini banyakdisebut sbg destinasi pilihan.
Apalagi negara-negara itu bisa direngkuh dalam satu perjalanan pendek. Short trip, tdk terlalu mahal, dan punya banyak hal yg bisa diulik. Tak heran jika pada akhirnya negara-negara ini pun selalu mengalami permintaan tinggi sepanjang tahun.
Masyarakatpun semakin cermat melihat periode-periode terbaik utk berlibur. Selain mengikuti musim liburan sekolah, tetapi juga menilik ada tidaknya event-event besar yg diselenggarakan di suatu tempat. Misalnya, festival musim salju di Hokkaido, Jepang, festival kebudayaan, Singapura Great Sale, festival di Rio de Janeiro, atau bahkan mengikuti pertandingan sepak bola di Inggris.

Terlebih di akhir tahun, berbagai perayaan dan festival diselenggarakan di berbagai penjuru dunia. Tinggal pilih suasana seperti apa yg ingin dicari karena masing-masing tentu menawarkan sensasi yg berbeda.

Semua itu menjadi nilai lebih dalam perjalanan beravontur ke tempat asing. Buan hanya perjalanannya saja yg dicari, tetapi juga hal-hal lain yg bisa dipetik dari setiap jengkal langkah yg dibuat.

Tak heran jika kini banyak paket liburan yg sifatnya lebih khusus atau bersifat tematik untuk membidik segmen-segmen tertentu.
Paket-paket luburanpun harganya makin variatif utk memenuhi kebutuhan tiap individu. Disamping itu, di era serba mudah ini, yg namanya perjalanan menjelajahi negara asing bukan lagi hal sulit dilakukan.
Tinggal cari informasi sebanyak-banyaknya dan sedetil mungkin, kemudian booking tiket penerbangan dan penginapan yg semuanya bisa dilakukan lewat internet. Hal inilah yg mendorong semakin banyak orang bepergian solo atau dgn kelompok kecil.
Karakter traveler memnag sangat beragam, demikian pula jenis kegiatan saat berlibur yg ingin dijalani.Semua itu tentu kembali kpd karakter diri tiap individu, ingin merayakan hasil jerih payah selama setahun dgn cara seperti biasa.
Dan akhir tahun adalah momen yg tepat utk sebuah perjalanan. Mengenang yg telah dilalui, merayakan setiap pengalaman yg berlalu, dan setiap jengkalnya bisa menjadi perjalanan kontemplatif.[-O-]

Liburan Terbaik di Dunia

Queensland adalah tujuan liburan terbaik di Australia. Gold Coast dpt dicapai dgn 1 jam berkendaraan ke arah selatan dari ibukota, Brisbane.

Hiburan Keluarga yg terbaik di Dunia
Wahana tercepat, tertinggi dan terpanjang membuat tamanhiburan Gold Coast menjadi tempat yg menyenangkan bagi seluruh keluarga. Utk pengalaman yg lebih santai, habiskan sehari penuh bersama anak-anak di pantai pasir putih yg terhampar sepanjang 70 km.

Paling Alami di Dunia
Hanya 75 menit dgn kapal catamaran dari Brisbane, dan temukan Wild Dholpin Resort yg sangat unit di Tangalooma. Setiap petang, lumba-lumba hidung botol yg menghasilkan akan berenang ke tepi pantai dan diberi makan langsung dari tangan para tamu resort. Saksikan pula pemandangan menarik migrasi paus bangkok di antara bulan Juni-Oktober setiap tahunnya.

Petualangan Terbaik di Dunia
Utk liburan sepanjang masa, nikmati terbang bersama balon udara panas yg takkan terlupakan. Nikmati pemandangan spektakuler mata hari terbit di atas pedalaman Gold Coast dan tuntaskan pagi hari anda dgn sarapan sampanye yg menyenangkan.

Citra Kota terbaik di dunia
Naiklah salah satu lift tercepat di dunia utk mencapai QDeck, satu-satunya Dek observasi tepi pantai Australia di ketinggian tingkat 77 dari bangunan Q1.

Untuk hiburan paling menarik, jangan lewatkan Makan Malam dan Pertunjukkan Spektakuler serba baru di wilayah Pedalaman Australia. Atau nikmati pertunjukkan langsung yg mengagumkan di Conrad jupiters Casino Hotel.

Terbanglah bersama Maskapai Penerbangan yg paling banyak menerima pengharapan di Dunia ke Brisbane, Queensland sekarang juga.

Pendukung Kenikmatan Berlibur

Berada di tempat asing, tak punya kenalan, dan yg pasti tubuh terasa lelah setelah mengeksplor sebuah tempat seharian. jelas, sebuah kenyamanan tempat utk bermalam dan beristirahat kerap kali jadi salah satu hal yg tak bisa ditawar.
Tak heran jika saat menyambangi suatu destinasi, kenyamanan tempat menginap menjadi salah satu hal yg selalu dicari. Pihak perhotelan pun berlomba-lomba memberi kenyamanan dan fasilitas terbaik demi memanjakan tiap tamunya.
Tiap individu memang mempunyai gaya berlibur tersendiri dan tentunya membutuhkan penginapan yg berbeda pula. Itu sebabnya, variasi hotel sangatlah banyak. Mulai dari hotel yg berbintang lima dgn fasilitas lengkap dan standar internasional, hingga budjet hotel yg biasanya disasar para backpackers.
Baru-baru ini pun muncul fenomena baru yaitu smart hotel and low cost seperti yg dijalankan oleh grup Santika Indonesia Hotel and Resort lewat Amaris. Berbeda dgn hotel pada umumnya, Amaris menawarkan konsep yg cocok bagi para eksekutif muda dgn kamar compact dan pelayanan berkualitas.
Konsep ini pun ternyata mendapat sambutan hangat dari pasar, terlihat dari tingkat okupansi yg terus tinggi hingga rata-rata 90 % dari Senin hingga Minggu seperti halnya pada Amaris yg terletak di kawasan strategis di Jakarta Selatan.
Amaris inipun akan segera dibuka di Banjarmasin, Ambon dan Palangkaraya dalam waktu dekat utk membidik segmen khusus, seperti eksekutif muda yg dalam perjalanan bisnis dan biasanya hanya perlu menginap semalam.
Santika Indonesia Hotel & Resort memang sengaja memberi variasi tipe utk membidik pasar yg berbeda-beda. Di jajaran Royal Collection, misalnya, khusus bagi mereka yg ingin memanjakan diri sempurna dalam balutan kenyamanan istimewa seperti yg bisa ditemui di The Samaya dan The Kayana di Bali.
Sesuai dgn tren selalu berlaku, di akhir tahun nanti jaringan hotel Santika juga menawarkan fasilitas lebih yg sulit dilewatkan.. Salah satunya di hotel Santika BSD City Serpong. Terletak di jantung kota BSD, bulan November ini tersedia paket bersama dgn harga bersahabat yg mencakup suite room yg terhubung dgn superior twin room, sarapan utk 4 orang, free wifi, free mini bar, diskon laundry sebesar 50 %, dan diskon penggunaan telepon sebesar 30 %.
Jaringan hotel Santika terbaru ini pun selalu mengalami tingkat okupansi yg tinggi di sepanjang minggu. Hotel ini memang banyak disasari utk kebutuhan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) serta para golfer, mengingat ada empat golf range yg tersedia di area ini.
Di akhir pekan, tidak sedikit pula yg menjadikannya tempat rekreasi sejenak bersama keluarga, mengingat BSD pun sdh sedikit mengarak ke luar kota dgn udara yg relatif lebih segar ketimbang pusat kota.
Fenomena serupa juga ditemukan di Hotel Santika Bogor. Di hari-hari kerja dipadati utk kebutuhan MICE, sementara akhir pekan dijejali keluarga yg sedang berekreasi. Mengangkat budaya Sunda khas Bogor, maka selama ini Hotel Santika Bogor khusu menyediakan kuliner Sunda setiap hari Kamis siang.
Bertualang rasa juga dihadirkan di Hotel Santika Jakarta lewat tma "East Java Delights", setiap Kamis dan Jumat malam di Kafe teluk Jakarta. Di restoran ini, wajib mencicipi sop buntutnya, yg saat ini dalam masa promo. Masih banyak lagi hidangan hidang lainnya yg sedang dalam masa promo menunggu untuk dicicipi dan bisa menjadi alternatif pengisi kegiatan di akhir pekan.
Liburan, baik diakhir pekan maupun saat musim liburan datang memang telah menjadi sebuah kebutuhan. Keluar sejenak dari rutinitas dgn membuat kegiatan baru. Vivi Herlambang, corporate Promotion manager PT ABC Santika mengatakan, hal ini pulalah yg mendorong banyak banyak bermunculan hotel-hotel berbiaya rendah, demi mengakomodasi kebutuhan tiap individu.

Servis Terbatas
Hotel dgn bujet rendah memang bisa ditemui dgn mudah Namun, dunia perhotelan kini juga makin diramaikan dgn konsep hotel dgn servis terbatas yg diperkenalkan oleh Tune Hotel.
Berbeda dari hotel Konvensional, Tune Hotel hanya memberikan fasilitas yg menjadi basic needs dari para pelancong, yaitu kamar tidur dan kamar mandi, sementara fasilitas lainnya bisa diperoleh dgn sistem sewa.
Misalnya, jika membutuhkan fasilitas pendingin ruangan, ada semacam voucher yg diberikan sekitar Rp.52.000 utk pemakaian 12 jam. Demikian pula utk pemakaian safety box, amenities seperti sabun shampoo, handuk, sikat gigi dan lain-lain. "Pada intinya adalah bayar apa yg ingin dipakai," ujar Sandjaja Widjaja, CEO Tune Hotel Indonesia, sehingga total ada 10 harga yg berbeda tingkatannya, semuanya disesuaikan dgn kebutuhan setiap tamu.
Kendati demikian,kenyamanan total tetap bisa dirasakan karena hotel ini memberikan pengalaman tidur seperti layaknya di hotel berbintang lima namun dgn harga bintang satu. Hal ini antara lain diwujudkan lewat tempat tidurnya yg sesuai standar hotel berbintang lima.
Sesuai dgn kelompok perusahaannya, Air Asia, Tune Hotel pun menekankan konsep pemesanan awal utk mendapatkan harga yg lebih murah.
Hotel semacam ini memang utk memenuhi kebutuhan konsumen yg jeli dan ingin bertualang dgn cara hemat serta cermat. Lagi pulak bila ditilik lebih dalam lagi, ketika beravontur sebagian besar waktu dalam sehari dihabiskan di luar hotel utk mengeksplor berbagai obyek menarik di sekitar kawasan.
Tidak heran, jika sejak dibuka 6 November lalu di Kuta, Bali, Tune Hotel mendapat respon dari pasar yg baik. bahkan hingga 16 November sdh penuh dgn tamu yg bukan hanya lokal, tetapi juga dari Malaysia, Singapura, dan Australia.
Tanggal 15 Desember Hotel Tune yg kedua akan dibuka di Bali, tepatnya di Legian.
Terobosan dalam dunia perhotelan ini memang memberi kenikmatan lebih bagi para traveller utk menyambangi berbagai tempat dan menyiasati bujet. seperti yg diungkapkan oleh sandjaja, konsep ini belum ditemui di tempat lain di dunia dan sejak dibuka pertama kali pada tahun 2007 di Malaysia selalu mendapat tingkat okupansi yg tinggi.[-O-]

Minggu, 12 September 2010

Saatnya Berlibur Bersama Keluarga

Bicara soal liburan akhir tahun, biasanya banyak disasar oleh mereka yg 1ng1n menghab1skan waktu bersama orang-orang terdekat d1 hat1. Dest1nas1 yg menawarkan ken1kmatan berl1bur bag1 seluruh anggota keluarga pun banyak d1sasar dan mendapat perm1ntaan t1ngg1.
Hal ini diakui oleh berbagai pihak biro perjalanan yg kini kembali sibuk mengurusi kelompok-kelompok perjalanan yg akan berangkat di bulan Desember nanti .
Meski pendaftaran destinasi cukup bervariasi, Budi Arief Wdjaja, Outbond Tour Leader Anta Tour menuturkan bahwa selama satu dua tahun terakhir ini terjadi peningkatan permintaan untuk mengunjungi Makau.

Terutama sejak kehadiran The Venetian Hotel and Resort, yg memang menjadi ikon baru bagi kota yg mendapat julukan „Las Vegas-nya Asia“ itu. „Banyak yg penasaran dgn hotel itu. Disamping itu juga banyak yg ingin merasakan keramaian dan hiburan di Makau,“ tutur Budy.

Hotel Venetian Macau itu memang tdk main-main. Dekorasi interiornya dibuat mirip dgn kota Venesia di daratan Eropa. Lengkap dgn kanal-kanalnya yg dipadati berbagai shopping center di pinggirannya, awan yg bisa bergerak, dsb.

Masih banyak lagi hiburan lainnya yg bisa dinikmati, salah satunya kini juga terdapat pertunjukan animasi di City of Dream sehingga banyak di sasar oleh keluarga.

Destinasi inipun biasanya tergabung dalam rute Hongkong-Makau yg menawarkan kenikmatan berlibur bag seluruh anggota keluarga. Hongkong semakin bersinar sejak kehadiran Dysneyland yg berada di pulau Lantau. Dan, siapa yg bisa menolak bermain di negri khayalan ini? Bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun akan larut dgn keriaan di dalamnya.

Itu sebabnya pula, anaheim di Amerika Serikat juga ta pernah sepi pengunjung. Di seluruh letak Disneyland utk pertama kalinya, yg kini juga bisa ditemui d1 California Adventure Park.

Ya, negri Paman Sam ini memang termasuk destinasi yg selalu memiliki banyak peminat sepanjang tahun. Bagi mereka yg memang sudah memiliki bujet khusus utk berlibur, biasanya akan menyempatkan diri menjelajah1 negri ini. Namun, yg tak kalah klasiknya adalah benua Eropa. Bahkan destinasi ini cenderung mengalami permintaan tetap sepanjang tahun dari dulu hingga sekarang.

Bahkan di pameran indonesia Travel & Holiday Fair yg baru saja berlalu. Budy menuturkan bahwa sekitar 40 persennya adalah peminat ke Eropa.

Menuju Destinasi Klasik

Kunjungan Eropa tetap menjadi favorit karena ada banyak hal yg bisa di jumpai di dalamnya. Keindahan arsitekturnya, panorama alamnya yg cantik, hingga tiap sudutnya yg bersejarah dan menyimpan cerita.

Lebih enaknya lagi, berhubung jarak antar negara di eropa sangat dekat, maka perjalanan menjelajahi ke benua ini biasanya dilakukan dgn mengunjungi beberapa negara sekaligus.

Swiss, Austria, Italia, Perancis, dan Belanda, adalah rute yg paling umum dan merupakan Landmark-Landmark Eropa yg paling dicari orang. Masing-masing tempat pun memiliki ikonnya tersendiri yg menjadi keunggulannya.

Di Swiss, misalnya, ada Mount Titlis dgn salju abadinya dan pemandangan yg memukau. Perjalanan kesini sangat cocok bagi mereka yg ingin mencicipi suasana akhir tahun yg bersalju atau mencicipi suasana white Chrismas. Di area Mount Titlis ini bisa naik kereta gantung yg berputar dan menikmati hamparan salju yg cantik.

Perjalanan menuju Eropa Timur, yaitu Austria, juga bisa menjadi petualangan yg mengasyikkan. Jo Hendri, Travel Consultant Shilla Tour menjelaskan bahwa di sini terdapat kota innsburck yg terkenal sbg kota Olympiade musim dingin. Terletak di kawasan pegunungan Tyrolean Alps dgn pemandangan indah, yg akan ditelusuri dgn berjalan kaki dan melalui Landes Theatre, Anna Column, serta Golden Roof yg merupakan landmark kota innsburck.

Sementara kalau mau melihat berbagai peninggalan yg menjadi saksi bisu kebesaran kerajaan Romawi, italia adalah tempatnya. Di sinilah letak Colloseum berada, yg pada masa kerajaan Romawi digunakan sebagai tempat pertarungan Gladiator. Ada pula travel Fountain yaitu kolam air mancur, Circus Maximus, dan masih banyak lagi sisa-sisa kerajaan Romawi lainnya.

Namun, Assistant Manager Promotion Dwidaya Tour Chris inderayanto yg biasa disapa Indra menuturkan bahwa yg tak boleh dilewatkan jika sudah menginjakkan kaki di Roma adalah mengunjungi negara kota terkec1l d1 dun1a, ya1tu Vatican City. Negara kota ini juga dijejali berbagai bangunan bersejarah yg usianya sudah ratusan tahun di setiap sudutnya dan masing-masing memiliki cerita sejarah yg menarik utk disimak.
Ya, berlibur menuju Eropa memang ibarat sebuah perjalanan mengarungi mesin waktu. Diri seolah dibawa kembali ke beberapa abad silam, berhubung di sana ada banyak kota tua dgn bangunan bersejarah yg sengaja dijaga kelestariaannya oleh pemerintah setempat.
Perjalanan ini pun bisa menjadi bonus tersendiri bagi sang buah hati, karena ada banyak ilmu pengetahuan tambahan yg bisa di dapat. Lebih dari sekedar sebuah liburan, tetapi juga perjalanan yg mencerahkan.[-O-]


Kamis, 09 September 2010

Herman Sarens Soediro Tutup Usia

Mantan komandan korps Markas Pertahanan dan keamanan Brigjend (Purn) TN1 Hermans Sarens Soediro (80), Minggu (11/7) puul 11.40, tutup usia karena sakit Ginjal. Dia meninggal di RS Pusat Pertamina. Herman kelahiran Pandeglang, Banten, 24 Mei 1930.
Jenazahnya disemayamkan d rumah dua di jalan Daksa 1 Nomor 9, kebayoran Baru, Jaksel, dan akan dimakamkan Senin di pemakaman keluarga di Banjar Patroman, Ciamis, dgn upacara kemiliteran. Di pemakaman itu, kedua orang tua Herman juga dimakamkan. Mantan Perwira Tinggi di era Soeharto itu menjelang akh!r hayatnya sempat menarik perhatian publik karena tersandung kasus dugaan penguasaan tiga hektar tanah negara di jalan warung Buncit Raya, Jaksel. Dia diduga melakukan hal tsb semasa menjabat Dankorma hankam. Pd 19 Januari, Polisi Militer kodam Jakarta Raya menagkap Herman karena tiga kali mangkir dari panggilan sidang Oditur Militer Jakarta.
”Persoalan (sengketa tanah) itu selesai dgn cara damai. Beliau menyerahkan tanah itu kpd negara dan ada keputusan dari Mahmilti (Makamah Militer Tinggi) Jakarta, 17 Juni,” kata Hadijah Soediro, istri Herman.
”Jangankan hanya tanah, beliau pernah menegaskan bersedia menyerahkan jiwa raganya jika utk negara,” ujar Hadijah.
Semasa h!dupnya, Herman menikahi tiga istri, yakn Rieke Rihana, Tinawati Soediro (75), serta Hadijah Soediro (63). Herman bercerai dgn istri pertama. Selain meninggalkan dua istri , Herman juga meninggalkan empat anak, yakni Ferry Soediro, Teddy, Yuni, dan Renny Soediro, serta 14 cucu dan 7 cicit.
Yuni Soediro mengungkapkan, ayahnya sabtu pagi menjalani cuci darah di RS Abdi Waluyo, Menteng dan pulang ke rumah. ”Pulang cuci darah baik-baik sajak dan malam itu makan nasi kapau,” kata Yuni.
Sabtu malam Ayahnya mengeluh sesak nafas dan dibawa ke UGD RS Pertamina Pusat pukul 21.30. Menurut Yuni, dokter mengatakan ada masalah di jantung ayahnya dan sempat dibantu alat pacu jantung. Keesokan harinya, ayahnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 11.40.
Beliau sosok yg tegas dan disiplin dalam mendidikk anak-anaknya serta peduli terhadap nasib veteran dan hari peringatan bersejarah bangsa,” kata Yuni.
Hadijah mengaku, sekitar 10 hari yg lalu, almarhum menyematkan semua bintang dan tanda jasa yg diterimanya dari dalam dan luar negri semasa dinas pd dua baju dinasnya.
Irish Sudiro, salah seorang menantu Herman, menjelaskan. 10 tahunn lalu, Herman pernah dioperasi aorta jantungnya di Houston, Amerika Serikat. Pasca operasi, kondisi jantung Herman tdk bermasalah. Namun, kondisi kesehatannya dua tahun terakhir menurun terkait penyait ginjalnya. Hingga usia 77 tahun, Herman msh aktif menjalankan hobinya mengendarai mobil besar. Herman juga gemar berburu, tatapi kegiatan itu tdk dpt dijalani lagi sejak kesehatannya menuru, [-O-]

Selasa, 07 September 2010

Achdiat, Kenangan yg Berkesan

Achdiat Karta Mihardja, salah seorang sastrawan besar Indonesia angkatan 45, telah tiada. Pengarang ini meninggal pd usia 99 tahun di Canbera, Australia. Generasi Muda Indonesia mungkin tdk banyak yg tahu , bahkan mungkin baru mendengar namanya saat berita kematiannya beredar di media elektronik, kecuali para mahasiswa jurusan sastra Indonesia tentunya.
Mengenal Achdiat atau Aki adalah mengenal sosok yg idealis, penuh semangat, tetapi sederhana. Dr George Quinn, Kepala the Southeast Asia Centre, Faculty of Asian Studies., the Austrlian National University, yg merupakan seorang ahli bahasa Indonesia dan bahas Jawa mengatakan bahwa Aki merupakan teladan baginya. Aki selalu bersemangat dan produktif. Di usia 94 tahun, Aki masih meluncurkan buku manifesto Khalifatullah. Aki sangat idealis dan selalu berpegang teguh pd cita-cita yg menggerakkan revolusi Indonesia, yg menggerakkan kemerdekaan Indonesia. Aki sering mempertanyakan kenapa semangat 45 seakan sdh hilang di Indonesia? Sudah sulit menemukan orang yg idealis di Indonesia.
Aki mengajar kesusasteraan Indonesia di The Australian National University sejak tahun 1961 hingga pensiun. Dr.Quinn banyak belajar kesusasteraan Indonesia dari Aki. Menurutnya, Atheis, roman karya Aki yg diterbitkan pertama kali tahun 1949, benar-benar merupakan suatu adikarya sastra. Atheis mempunyai kekuatan besar dlm hal orisinalitas cerita dan menggambarkan kematangan dalam berpikir. Roman itu melihat manusia sbg makhluk yg kompleks. Hasan, sang tokoh utama, merupakan orang muslim. Karena pergaulannya dgn Rusli yg Marxist, Anwar yg individualis, dan Kartini yg modern, terjadi pergulatan batin dlm diri Hasan, tetapi akhirnya Hasan kembali kekeyakinan semula.

Suka Diskusi
Dr Iwu Dwisetyani, seorang pengajar dan peneliti di the Australian Demographic and Social Reseach Institute, the Australian National University, mulai mengenal Aki saat dia mulai S-3 pada pd tahun 1992, saat Aki msh berusia 81 tahun. Saat itu Aki msh aktif menulis dan sering berdiskusi dgn mahasiswa, baik kalau diundang ke kampus maupun saat mahasiswa datang ke rumahnya. Aki suka berdkusi tentang politik dan perkembangan sastra di Indonesia. Sampai sekitar usia 92 tahun, Aki msh mandiri, tinggal berdua dgn istrinya. Di usia itu Aki juga masih produktif dan ingin menyelesaikan otobiografinya. Namun, Aki sering prustasi karena ketajaman matanya sdh sangat berkurang dan tdk bisa menulis secepat apa yg dia pikirkan.
Saya sendiri bertemu Aki pertama kali di hari ulang tahunnya yg ke-90. Dalam beberapa kali pertemuan, Aki selalu menuturkan jika dia masih ingat berkontribusi utk Indonesia, tetapi kondisi fisiknya sdh tdk memungkinkan lagi. Pertemuan itu membuat saya ingin membaca kembali karya-karyanya yg lengkap berjajar di perpustakaan Menzies, the Australian National University. Beberapa karya Aki yg telah diterbitkan antara lain Dram Bentrokan Dalam Asrama (1952) dan Pak Dullah in Extremis (1957). Kumpulan cerpen yg telah diterbitkan adalah Keretakan dan Ketegangan (1956), Kesan dan Kenangan (1961) dan Belitan Nasib (1975).
Dongeng tentang si Kabayan Nongol di zaman Jepang diterbitkan tahun 2005, sedangkan kumpulan dongeng , cerpen dan novelet pentasnya diberi judul Pembunuh dan Anjing Hitam (1977). Novel Aki yg mengambil setting di Sydney, Australia, berjudul Debu Cinta bertebaran, diterbitkan pertama kali pd tahun 1973. itulah karya-karya indah Aki.
Dalam buku Satu Pembicaraan Roman Atheis (1961) karya Boen S Oemarjati, Aki mengatakan bahwa dia tdk pernah mempelajari teknik penulisan secara khusus, tetapi mempelajarinya langsung dgn membaca dan meneliti karya bermutu dari penulis besar dunia, seperti Shakespeare, Bernard Shaw, Tolstoi, Faulkner, dan Andre Gide.
Bagi saya sendiri, roman Atheis melukiskan pencarian seorang manusia dalam hubungannya dgn Yg Maha kuasa, yg diungkapkan dalam situasi yg begitu pelik dgn alur pulang balik, pilihan kata yg apik, dan akhir cerita yg cukup sulit utk dibidik. Aki pintar memilih kata-kata utk menghidupkan tokohnya dan meletupkan konfliknya.
Aki punya pandangan positif dalam melihat masa yg akan datang. Semangat Aki yg luar biasa juga terlihat dalam buku Polemik Kebudayaan, perdebatan ttg kehidupan jiwa dan kebudayaan bangsa yg merupakan pikiran delapan tokoh besar Indonesia, yg diterbitkan pertama kali tahun 1948. Aki mendukung paham positivisme Auguste Comte : mengetahui utk dpt melihat serta bertindak ke arah masa depan, dgn menggunakan budi dan pikiran menyiasati segala kenyataan.
Puisi ini saya tulis utk Aki. Saya bangga pernah mengenalnya : sosok sastrawan besar yg sederhana tetapi memancarkan kemilau makna.[-O-]

Rabu, 01 September 2010

Turunkan Emisi Karbon di Rumah

Destia Mariana (26) tidak pernah menyangka kalau kamar dan rumahnya juga penghasil polusi gas rumah kaca yg memicu pemanasan global dan perubahan iklim. Itu baru diketahuinya setelah ia secara sukarela membeberkan aktifitas kesehariannya kpd Klinik Diet karbon yg digelar dalam Clinic Help-Climate Justice for Earth di Taman Suropati, Minggu (25/4).
Ia menyimak dan menjawab dan menjawab pertanyaan Musfarayani, staf iESR, yg mengisikan data aktivitas keseharian Dest!a dalam kalkulator Jejak karbon. "Berapa watt lampu terbesar d! rumah anda?" tanya Musfarayan!. Dest!a tertegun, meng!ngat-!ngat. "kalau tdk salah 20 watt. Ada tujuh lampu d! rumah. Menyala sek!tar 16 jam per har!," Dest!a menjawab dgn ragu.
Mustafarayan! memasukan data !tu ke dalam kalkulator Jejak karbon, perant! lunak d! komputernya. Perant1 lunak 1tulah yg mengh1tung jejak karbon, al1as jumlah em1s1 gas rumah kaca yg d1produks1 suatu organ1sas1, produk atau 1nd1v1du.
Dest1a menuturkan, telev1s1nya menyala tujuh jam sehar1, sementara komputer menyala sek1tar t1ga h1ngga empat jam per har1. Peranak nas1 berpenghangat d1 rumahnya menyala 24 jam sehar1, sementara k1pas ang1n menyala satu jam per har1.
Set1ap har1 Dest1a memaka1 sek1tar delapan lembar kertas 70 gram utk mencatat ataupun mencetak sejumlah dokumen pr1bad1nya. Untungnya, 1a memaka1 ulang kertas yg sudah terpaka1 d1 salah satu s1s1nya, seh1ngga jejak karbon pemaka1an kertas 1tu berkurang.
Dest1a jarang membel1 a1r meneral dalam kemasan karena 1a rela repot membawa tempat m1num send1r1. 1a juga pengguna angkutan massal, set1ap har1 1a menumpang angkutan kereta ap1 utk perg1 dar1 rumahnya d1 Bekas1 menuju kantornya d1 Harmon1.
Apakah anda selalu menghab1skan makanan d1 p1r1ng anda? Mustafarayan1 bertanya lag1. Dest1a mengangguk mantap.
Namun, ada suara d1 belakangnya, "Waduh yg 1tu gue kena, tuh. Gue tdk pernah b1sa menghab1skan makanan d1 p1r1ng gue," keluh Non1k Yul1ant1 (25) yg sedar1 tad1 menonton pengh1tungan jejak karbon Dest1a. Mustafarayan1 tersenyum. "Meny1sakan seperempat p1r1ng makanan 1tu sama dgn menghas1lkan em1s1 3 gram setara CO2, jad1 hab1skan makanan d1 p1r1ng anda.
Mustafarayani memasukkan semua data aktivitas Destia dalam piranti lunak Kalkulator Jejak karbon, "Gaya hidup anda menghasilkan emisi karbon 16.928, 56 gram setara Karbon dioksida (CO2)," kata Mustafayani memberitahu Destia.
Destia tercengang. "Saya sudah sering mendengar pemakaian kendaraan pribadi itu menimbulkan emisi gas ruang kaca. Saya agak terkejut juga ketika menyadari, ternyata aktivitas saya dirumah juga menghasilkan emisi gas rumah kaca.," kata Destia seusai mengikuti penghitungan jejak karbonnya.
Mustafarayani menenangkannya. "Tenang, kami bukan meminta anda menghentikan aktivitas sehari-hari itu. Kami hanya ingin memberitahu, agar anda bisa merencanakan sendiri pengurangan emisi gas rumah kaca dari aktivitas anda," ujarnya.

Membangkitkan Kesadaran
Mustafarayani tdk sedang menghakimi orang yg dgn sukarela mau menghitung jejak karbon mereka. Mustafa dan IERS hanya ingin membangkitkan kesadaran bahwa setiap orang adalah poluter emisi karbon. Setiap orang dalam hidupnya menghasilkan emisi yg membuat selimut rumah kaca bumi kian tebal.
"Itu berarti setiap orang juga bisa berbuat utk mengurangi emisi karbon di bumi ini. Tidak ada patokan apakah seseorang dgn emisi karbon 20.000 gram setara CO2 misalnya, akan digolongkan sbg poluter yg parah karena berapa jejak karbon seseorang bergantung pd gaya hidup masing-masing. Yang penting, apa rencana orang itu utk mengurangi emisi karbonnya,"kata Mustafa.
Kalau anda membiarkan lampu 10 watt tetap padam, anda mengurangi emisi karbon sebanyak 0,51 gram setara CO2. Dari pada mengendarai sepeda motor, berjalan kaki utk berbelanja di warung berjarak 500 meter dari rumah lebih menghemat 14,8 gram setara CO2.
Mengurangi pemakaian satu lembar kertas 70 gram saja bisa 226,8 gram setara CO2. ikuti langkah Destia yg memilih membawa botol minuman sendiri ketimbang membeli air minum dalam kemasan karena pembuatan setiap botol air mineral menghasilkan emisi karbon 841,5 gram setara CO2.
Lalu, berapa emisi karbon yg anda hasilkan dalam keseharian anda? Mudah saja, buka situs http://www.iesr-indonesia.org. lalu klik ikon "Kalkulator Jejak karbon" di bagian kanan halaman situs itu. Hitunglah sendiri berapa jejak karbon dalam kehidupan sehari-hari, dan rencanakan pengurangan emisi karbon anda hari ini juga.
"Kalau kita mau memerhatikan, pengurangan emisi karbon di rumah kita sebenarnya adalah penghematan yg nantinya akan mengurangi biaya rutin bulanan kita. Tetapi, lebih dari pada hitungan ekonomi, ternyata berhemat juga mengurangi beban pencemaran bumi atas emisi karbon," kata Mustafarayani.[-O-]