Tampilkan postingan dengan label Kreatifitas/Ketrampilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kreatifitas/Ketrampilan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Maret 2011

Yang Muda yg Bermimpi

Katanya, masa muda adalah masa dimana begitu banyak "gunung impian" yg ingin didaki, "hutan pengalaman" yg menanti ditelusuri, dan "gua ilmu" yg siap digali. Persoalannya, dari lebih dari tujuh puluh juta orang muda di Indonesia banyak yg tergoda menyia-nyiakan waktu mereka.
ALIH-ALIH meraih mimpi, mereka mengisi masa mudanyadgn pergaulan atau kebiasaan yg buruk. Dibutuhkan upaya dan kesempatan utk mendorong tumbuhnya minat utk meraih mimpi yg baik dan positif.
Menggapai Mimpi
Dalam perjalanan meraih mimpi, beragam masalah kerap menghadang. Terkadang beratnya masalah yg dihadapi membuat jalan seakan buntu. sehingga timbul keinginan utk berhenti dan mengakhiri usaha meraih mimpi. Padahal separuh perjalanan sdh ditempuh.
Dalam kondisi demikian, ada baiknya belajar kpd Hee Ah Lee. Pianis dgn keterbatasan fisik ini mampu menunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan tuts piano, yg membuatnya tdk hanya tenar di negara tanah kelahirannya Korea, tetapi hampir seluruh dunia mengenal dia. Oleh karena itu, sekaranglah saatnya utk membuka mata lebar-lebar, melihat suatu permasalahan dari kaca mata yg berbeda. Siapa tahu ada kesempatan dan peluang di jalan lain.
Terkait hal itu, Star Mild seolah mampu melihat impian yg menjadi obsesi diantara anak muda dan menawarkan sesuatu yg berbeda. Dengan slogan "ada obsesi, ada jalan" Star Mild mengadakan suatu acara yg bisa mewadahi obsesi anak muda, Obsesiland. Pertama kalinya, Obsesiland digelar di Sabuga, Bandung, pd tgl 29 November 2009. Obsesiland ini bisa menjadi ajang bagi setiap orang yg ingin selangkah lagi mendekati pd mimpi.
Acara ini menghadirkan beberapa Obsesi Expert seperti Darwis Triadi (Photografer), Demien The Illusionist (Magician), Melaney Ricardo (Radio Anouncer), dan DJ Riri (DJ). Mereka datang memberikan Coaching Clinic.
Dengan bertemu langsung dgn mereka, maka anak muda bisa menimba langsung ilmu dari ahlinya. Bagi anak muda yg hobi fotografi dan sulap, atau bercita-cita menjadi seorang DJ (disc jokey) dan penyiar radio, kesempatan ini tentunya tdk akan dilewatkan. Aktivitas dalam obsesiland pun beragam : airsoftgun, trampolin, games and competition, dan lain-lain. Acara musik yg menghadirkan Andra and The Backbone, Tompi, Ebiet Beat A, Rock n'Roll Mafia, Shenja, dan Rocket Rockers sungguh menarik.
Simak komentar Ichad (22), salah satu obsesor dalam Obsesiland. "Acaranya keren dan sangat bermanfaat! Kapan lagi bisa nanya-nanya dan belajar langsung dari seorang DJ Riri?" Ichad datang ke Obsesiland utk mengeksplor obsesinya menjadi seorang DJ. Acara ini seolah mampu menjawab kegelisahan anak muda yg berobsesi utk meraih mimpi sekaligus having fun. Ilmu didapa, ada hiburan tambah semangat, impianpun semakin dekat.
Mimpi Jadi Kenyataan, Selanjutnya?
Namun generasi muda dituntut juga tentang nilai pertanggungjawaban dari sebuah impian. Jika kita menjadi sosok yg kita impikan, apa yg akan kita sumbangkan? Tidak perlu menjadi Mahatma Gandhi atau Alfred Nobel utk memberikan kontribusi kepada masyarakat atau negara. Cukup dgn memberikan apa yg terbaik dari kita tanpa mengharapkan imbalan, akan tampak hasil diluar dugaan.
Singkatnya, utk meraih mimpi, kita harus berani utk menetapkan tujuan, memilih prioritas, dan menggunakan langkah terbaik. Terakhir namun paling penting, segala sesuatu yg anda impikan selayaknya memberikan manfaat bagi orang banyak.[-O-]

Kamis, 27 Januari 2011

Silahkan Tonton Urusan Pribadiku

Dunia sudah berubah. Dulu, orang sekuat tenaga membentengi rahasia pribadinya. Sekarang, orang sukarela membukanya melalui televisi. Urusan perjodohan, perselingkuhan, sampai konflik rumah tangga pun mendominasi layar kaca.
NYALAKAN televisi anda dan anda akan menemukan acara-acara yg mengulas urusan pribadi. Infotaiment mengabarkan perceraian pesohor. Reality show membeberkan perselingkuhan dan konflik rumah tangga. Talk show lepas tengah malam membahas urusan tempat tidur.
Masalah pribadi menjejali layer kaca. Sebuah fenomena yg 5-10 tahun lalu mungkin tidak terlintas dalam benak sebagian besar orang Indonesia. Gilanya, sebagian orang mempublikasikan urusan pribadinya ke layer kaca secara sukarela.
Tengoklah acara Masihkah Kau Mencintaiku di RCTI. Dalam acara ini, sepasang suami istri buka-bukaan persoalan rumah tangganya di depan orangtuanya, mertuanya, penonton di studio dan jutaan pemirsa televise. Kadang-kadang persoalannya begitu pribadi, misalnya menyangkut ketidakpuasan suami atas layanan istri.
Ada
juga Take Me/Him Out Indonesia di Indosiar. Ini semacam acara kontak jodoh produksi Fremantale Media yg lisensinya dibeli Indosiar. Dalam setiap episode Take Me Out, ada 30 perempuan dan 7 laki-laki berusia 20-40 tahun yg mencari jodoh. Untuk Take Him Out, jumlahnya dibalik, 30 laki-laki, dan 7 perempuan.
Rabu (7/10) malam, di balik panggung acara TMO sejumlah perempuan berdandan menor, berpakaian bagus, berparfum wangi, dan bersepatu tumit tinggi tampak gugup menanti waktu shooting. Sebagian mengalihkan kegugupannya dgn menghisap rokok.
Ketika shooting dimulai, muncullah pria bernama Rian (24) di panggung. “Saya masih muda dan cukup mapan. Sekarang saatnya saya mencari pasangan,” ujar Rian memperkenalkan diri..
Laki-laki itu mengaku berprofesi sebagai broker dan pada waktu senggang kerap tampil sebagai disc Jockey (DJ) di pesta-pesta pribadi. Perkenalan singkat itu menarik hati Sofie, salah seorang dari 30 peserta perempuan. Tandanya sederhana saja, keduanya tidak mematikan lampu di mejanya.
“Apa yg membuat anda tertarik kepada Rian?” Tanya pemandu acara, Chocky Sihotang kepada Sofie.
“Lucu. Hidungnya gede, hokinya pasti gede,” jawab Sofie diikuti senyum. Penonton di studio pun tertawa.
Yuanita justru memilih mematikan lampu, tanda tidak tertarik. Alasannya, “buat jadi pacar enggak deh. DJ itukan banyak cecweknya.”
Begitulah.Pada 5-10 tahun yg lalu kita mungkin tidak beroikir ada orang yg berani mencari jodoh lewat acara televisi dgn resiko cintanya ditolak dan penolakan tsb disaksikan jutaan orang di Indonesia.
Apa yg membuat mereka nekat mengikuti acara seperti ini? Susi (38), janda dua anak, mengaku serius mencari pasangan hidup. Karena itu, ia tidak ambil pusing ketika teman-temannya menghujatnya lantaran mengikuti TMO. “ Saya enggak malu. Saya ikut acara ini karena didaftarkan anak saya. Mungkin mereka kasihan melihat saya sendirian,” kata Susi yg malam itu ditemani dua anaknya, Javi (15) dan Erick(13).
Wisnu Prasetyo (20), Pelaut, awalnya agak malu mencari jodoh lewat televise. Namun, dorongan utk mendapatkan pasangan meredam rasa malunya. Alhamdulliallah, saya bisa bertemu Tari melalui acara ini,” kata Wisnu sambil melirik Tari.
Tari yg ada di sebelahnya tersipu malu. “Kalau saya, awalnya ikut acara ini karena ingin eksis. Kalau ternyata dapat pasangan, itu bonus,” ujar mahasiswi PTS dan penyanyi dangdut yg pernah menembus 26 besar Kontes Dangdut TPI ini.
Buat Tari, eksistensi di layer kaca itu penting buat orang yg ingin terjun ke dunia pertunjukan Jika tampil di televise, ia akan dilirik orang. Perkiraannya tdk salah. Melalui TMO, ia tdk hanya bertemu Wisnu, tapi juga mendapatkan tawaran casting film televisi.
Mungkin itu sebabnya sebagian peserta semangat sekali jika diminta tampil nyanyi atau ajojing di atas panggung sebab ini kesempatan langka.

Tersembunyi
Terlepas dari motif peserta yg beragam, acara itu digemari banyak orang. Public Relation and Promotion Fremantle Media di Indonesia, Afni Sasmita, mangatakan, setiap minggu sekitar 150 orang mendaftar utk audisi di acara ini. Acara itu juga ditonton rata-rata 30 persen pemirsa televisi.
Sukses Take Me/Him Out kian menegaskan, acara yg mengungkap urusan pribadi di suka pemirsa televise. Infotaiment dan Reality Show model Termehek-mehek (Trans TN) sudah lebih dulu membuktikannya.
Mengapa pemirsa suka mengintip urusan pribadi orang lain? Hamdi Muluk, Kepala Laboratorium Psikologi Politik Univ Indonesia, mengatakan, urusan pribadi adalah dunia yg tersembunyi. “Ketika dunia tersembunyi itu diungkap, orang pasti suka. Semakin tersembunyi, semakin orang tertarik. Secara psikologis orang senang membandingkan perilakunya dgn perilaku umum,” katanya.
Persoalannya adalah dunia tersembunyi ini sekarang menjadi komoditas unggulan televise. “Ini berbahaya, sebab orang digiring setiap hari utk melihat sesuatu yg dangkal. Kalau begini terus, kita menjadi bangsa yg bebal,” katanya.[-O-]

Rabu, 18 Agustus 2010

Mari Tersenyum

Ini adalah masa-masa sulit. Angka pengangguran bertambah, lalu lintas semakin tdk kondusif. Polusi semakin pekat. Banjir mengancam. Otoritas tdk bisa dijadikan pegangan. Kondisi ekonomi sulit diprediksi. Kebenaran semakin tdk terang. Ketidaksiapan menghadapi bencan, membuat kita menyaksikan semakin banyak orang yg menderita. Ini benar-benar "crunch time". Banyak orang stres. Seorang ahli manajemen, Garben Kleef, menyatakan bahwa "mental fatique" atau kelelahan mental seorang pemimpin dalam masa-masa sulit, sering justru makin meyebabkan terperosoknya semangat orang di sekitar kita, anak buah atau bawahan lebih dalam.
Sekarang memang saatnya menentukan sikap dan tindakan. Inginkah kita terus meratap, menyalak dan meraung? Seorang teman, dalam keadaan negara yg galau ini malah mengirimkan pesan teks ke saya, "Enjoy your moments of truth".
Kalimat sederhana itu seketika membuat saya tergugah. Bukankah kita masih bisa mensyukuri banyak hal, mengupayakan banyak hal, mempertimbangkan pelanggan yg menunggu servis kita, memuaskan stakeholders kita, membangun generasi muda kita, melakukan coaching, dan begitu banyak pe-er di depan mata yg tidak bisa kita hindari? Kitapun bisa bertanya sendiri. "Apa yg bisa kita dapatkan dgn bersungut-sungut?". "Apa dampaknya kalau kita terus meratap dan meraung?" Sadarkah kita bahwa emosi menular dan anak buah atau bawahan bisa jadi ketularan turun semangat?"
Seorang atasan atau pemimpin yg baik, perlu memiliki kemampuan menghidupkan semangat tim dan bawahannya dalam keadaan sekritis dan segalau apapun. Ingat bahwa emosi orang di sekitar kita adalah tanggung jawab kita juga.

INVESTASI EMOSI
Dalam menyelesaikan pekerjaan, kita memang harus fokus pada tugas dan hasil kerjanya. Sangat wajar bila kita kemudian mengabaikan emosi individu. Ada manajer yg berkomentar, "Terlalu mewah untuk mempedulikan emosi anak buah di masa-masa sulit begini. Yg siap ikut, ya, ikut. Yg tdk bersedia, kita tinggal sajalah!" Padahal bila dipikir-pikir, ada dua hal yg perlu kita pertimbangkan. Pertama, kita tdk pernah bisa mengingkari bahwa individu yg bagus adalah asset. Hanya dalam keadaan emosi yg stabillah ia bisa berkinerja dobel. Hal kedua adalah, sebagai pemimpin, kita tentunya tdk ingin mentalitas dan emosionalitas anak buah merosot, bukan? Sebab itu berarti spirit dan energi dalam lingkungan kerja, cepat atau lambat akan terpengaruh ke arah yg negatif juga. Kalau sdh sampai di titik yg terendah akan sulit sekali utk mengangkatnya kembali. Suasana emosi kelompok yg sdh terlanjur skeptis dan pesimis bahkan bisa jadi tidak diperbaiki dgn uang.
Dalam keadaan terpuruk dimana reward finansial sulit disediakan, kita justru perlu melipatgandakan investasi emosi yg bahkan bisa tdk makan biaya sama sekali. Spiritnya adalah mengembangkan hubungan manajemen-karyawan, atasan-bawahan, antar tim dan divisi yg berkualitas dan positif.
Kita tentu bisa merasakan bahwa investasi emosi akan memperbaiki hubungan, meningkatkan dukungan, juga mengembangkan rasa percaya. Keadaan emosi yg positif ini sulit sekali dibentuk secara instan. Bagaimana investasi emosi ini ditumbuhkan? Ia datang sbg hasil apresiasi, sambung rasa, perasaan didengarkan, dilibatkan, diperhitungkan, dan juga kebebasan berpikir dan bertindak. Emosi positif yg terpancar akan menjadi penyejuk dan penyemangat. Kemampuan tim utk menyelesaikan masalah, mengambil keputusan pun otomatis jauh lebih baik, karena mempertimbangkan "concern" yg bisa menjadi dukungan satu sama lain.

KECERIAAN " Pembangkit Energi
Seorang eksekutif kenalan saya sering menggunakan istilah "holding hands" dalam upayanya menjadi energi bagi rekan-rekan kerjanya. "Dalam krisis begini, tdk ada yg bisa menjamin job security. Satu-satunya cara agar teman-teman yg masih ada dalam tim tetap berupaya dan bekinerja adalah rasa kebersamaan dan keyakinan utk berbagi susah dan senang."Sebagai pemimpin, kita tentu tdk boleh lupa, bahwa kitalah yg punya tugas utk menjadi penyemangat, penggerak, pendorong atau "cheer leaders". Mau tidak mau, pemimpin adalah pusat emosi kelompok. Sikap gloomy atau cemberut berlarut-larut yg kita tampilkan, pastilah tidak akan bisa mengangkat emosi dan energi orang di sekitar kita. Hanya dgn menularkan kesceriaan, asa keterpurukan bisa kita angkat.

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
Dalam satu acara diskusi dgn sekelompok pemimpin satuan kerja, seorang peserta berkomentar mengenai visinya untuk mengembangkan manusia, "Saya ingin mengajak anak buah saya, melihat titik terang di kejauhan, dari lorong yg gelap."
Ungkapan ini spontan mengundang tepuk tangan teman-teman peserta diskusi. Sungguh sesuatu yg menyegarkan. Kita tahu bekerja keras, menyelesaikan proyek, mengabdi, berjuang, bisa menjadi kegiatan yg berat dan sekaligus fun. Kita bisa berpikir kreatif bagaimana membuatnya fun.
Dalam situasi sulit, hanya orang-orang yg fanatik dan antusias mengenai kehidupanlah yg masih bisa mengajak lingkungan sekitarnya tersenyum., bagaimanapun keadaan emosi dirinya. Orang-orang seperti ini pasti meyakini bahwa "good things do happen". Tersenyumlah karena ia membawa aura positif.[-O-]


Rabu, 02 Juni 2010

SAATNYA Dunia Kosmetik Indonesia Merambah Pasar Internasional.

Dunia Kosmetik merupakan salah satu dunia tertua yg diselami manusia. Dunia ini telah bertransformer dari masa ke masa seiring perkembangan zaman. Selama perempuan ingin tampil cantik, selama itu pula dunia kosmetika terus berlangsung.
Meski definisi cantik sangat beragam, namun merawat dan memulas diri merupakan faktor-faktor besar yg ambil bagian di dalamnya. Mulai dari cara yg sangat tradisional yaitu menggunakan tumbuhan dan buah-buahan di masa nenek moyang, hingga kini dikembangkan dgn mengadopsi teknologi terkini.
Kendati demikian, resep tradisional yg diwariskan turun-temurun tak pernah benar-benar ditinggalkan perempuan Indonesia. Ekstrak daun sirih, bengkoang atau ketimun, hingga kini masih banyak ditemui sebagai bahan-bahan dasar produk kosmetik. Indonesiapun boleh berbangga hati dengan keanekaragaman hayati dan budaya yg dimilikinya, sehingga formulasi ini bisa terus dipertahankan. Bahkan, seiring dgn konsep kembali ke alam yg kini merambah secara global, semakin mengangkat bahan-bahan alami dan banyak produsen kosmetik yg mulai meninggalkan bahan kimia.
Di lingkup ASEAN, Thailand memegang urutan atas dalam dunia kosmetik utk perkembangan maupun ekspansinya. Sangat mudah menemui produk-produk keluaran Thailand di Indonesia maupun di negara-negara lainnya. Seolah tak mau ketinggalan langkah, Indonesia berusaha mengejar dgn tetap mempertahankan identitas dan karakter bangsa.
Beberapa perusahaan kosmetik di Indonesia pun secara konsisten menggunakan bahan-bahan alami dalam mengembangkan produknya. Salah satunya adalah Martha Tilaar group.
Konsistennya dalam mengembangkan produk berbahan alami lewat bahan-bahan lokal selama kurang lebih 39 tahun di Indonesia inipun membuahkan hasil. Baru-baru ini Martha Tilaar group mendapat penghargaan dari ASEAN Bussiness Award 2008 dalam kategori inovasi. Acara yg digelar di Thailand ini telah diselenggarakan untuk kedua kalinya dgn jumlah peserta 110 perusahaan dari negara-negara yg tergabung dalam organisasi ASEAN.

“Tujuan untuk merecognize mereka yg selama ini berkontribusi ke ekonomi ASEAN dan mempromosikan mereka juga untuk jadi pemain regional dan global,” ujar Nararya Sangramawijaya Soeprapto, Executive Director, ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC).

Hini pun diamini oleh Hartono Santoso, CEO Martha Tilaar Group. Yg mengatkan bahwa penghargaan ini menjadimomen penting untk memulai langkaj menggarap pasar regional dalam waktu dekat dan secara global untuk jangka panjang.Nararya juga berpendapat bahwa di tengah krisis global saat ini justru perusahaan-perusahaan lokal bisa lebih unjuk gigi karena bisa lebih bertahan. Sementara di negara-negara barat, banyak perusahaan yg telah bangkrut dan tak bisa lagi beroperasi. Meski pertumbuhan dalam negri kecil, namun setidaknya masih terus bergerak, demikian Nararya berpendapat.

Penilaian ASEAN Business Advisory ini sendiri dilakukan oleh pihak independen yg meneliti secara kualitatif maupun kuantitatif dari seluruh aspek manajemen. Untuk kategori inovasi, misalnya, bukan hanya dilihat dari segi pengembangan produk dan teknologinya, tetapi juga dari segi program CSR, pengelolaan manajemen, menciptakan tren, dan faktor-faktor lainnya.

Dari Lokal Untuk Global.

Kosmetik tak bisa dilepas dari dunia perempuan. Di masa modern ini, perempuanpun bersikap lebih selektif dalam menggunakan produk untuk merawat dirinya. Itu sebabnya, penggunaan bahan alami tak pernah berhenti dilakukan untuk sekaligus memberi kenyamanan tersendiri bagi penggunanya.

Penggunaan bahan baku alami lokal dalam produk kosmetika ini pun tidak dilakukan secara sembarang. Adanya tim research and development (R&D) yg didukung oleh beragam fasilitas berperan penting di dalamnya.

Martha Tilaar Group, mislanya, yg menggandeng kerja sama dengan Leiden University dalam hal etnobotani yaitu meneliti tumbuh-tumbuhan yg bersifat etnis. Misalnya memanfaatkan buah langsat untuk produk whitening. Buah langsat ini berasal dari Kalimantan, yg sejak dulu telah digunakan oleh suku Dayak untuk merawat kecantikan kulitnya.

Ada pula bahan temu-kunci yg digunakan untuk produk tabir surya atau biji okra yg menjadi bahan utama dalam sebuah produk dengan cara yg serupa botox, hanya dgn cara yg lebih alami dan tanpa menggunakan suntikan.

Alami, aman dan ditunjang teknologi terkini untuk bisa diterima pasar dunia, demikianlah misi yg dibawa, seperti yg disampaikan oleh Hartanto.

Potensi bahan baku dalam negri yg digali ini pun dibawa ke forum internasional dgn menyajikan makalah ilmiah yg diikuti olrh berbagai negara di dunia. Di sini pada akhirnya mulai menunjukkan banyaknya permintaan ekspor bahan baku lokal yg memberi keuntungan tersendiri.

Selain bekerja sama dgn Leiden University, dijalin pula kerja sama dgn lembaga riset dari Perancis yaitu Martha Tilaar Laboratories yg bertugas mengembangkan formula kosmetik yg tepat. Seperti yg dikatakan oleh Samuel Pranata Marketing Director Martha Tilaar, yg utama adalah memaksimalkan budaya dan alam Indonesia dalam pembuatan produk dgn tetap melihat kebutuhan konsumen dan dibuat sesuai kondisi kulit perempuan Asia.[-O-]


Jumat, 21 Mei 2010

Memilih dan Merawat AC dengan Tepat

Tak dapat dipungkiri, akhir-akhir ini cuaca di kota-kota besar terasa sangat panas. Inilah mungkin yg disebut orang-orang akibat dari pemanasan global. Agar udara dalam ruangan tidak panas, banyak orang yg menyiasatinya dengan memasang AC.
Memilih AC yg tepat, sebaiknya disesuaikan dengan jenis AC dan kondisi ruangan. Oleh sebab itu dikenal dgn istilah AC split dan window. AC jenis split biasanya dipilih karena bagian ruang dalam dan ruang luar yg terpisah. Jadi, antara AC dgn mesinnya terletak terpisah.
Pemisahan antara ruang dalam dan ruang luar biasanya berdampak pada suara yg dihasilkan pada saat pendingin bekerja. hal ini membuat AC jenis split mengeluarkan suara yg lembut. Oleh sebab itu, AC semacam ini cocok di tempatkan di ruangan yg membutuhkan ketenangan seperti, kamar tidur, perpustakaan atau ruang kerja.
jenis AC yg lainnya adalah AC jenis window. AC semacam ini biasa digunakan bagi rumah-rumah yg tidak mungkin menempatkan mesin AC dibagian ruang luar karena sempitnya lahan

Memilih dan Merawat AC
Salah satu pertimbangan orang ketika memilih AC adalha dari segi daya listriknya.Selain itu, biasanya orangpun memilih AC yg memiliki kemampuan meyerap partikel-partikel kecil seperti, debu, asap rokok, dan bau tak sedap. Andapun dapat memilih AC yg sesuai dengan interior ruangan. Sebab, kini desain AC tidak hanya berwarna putih, tersedia juga warna-warni lain seperti, biru dan metalik.
Agar AC selalu dapat bekerja dengan maksimal, sebaiknya anda juga memperhatikan kondisi ruangan. Tutuplah jendela-jendela dan pintu ketika AC sedang digunakan. Hal ini untuk mencegah debu, atau udara panas masuk ke dalam rumah.
Salah satu masalah pada AC adalah ketika AC sudah tidak terasa dingin lagi. Biasanya banyak orang yang langsung memanggil teknisi, lalu mengganti freonnya. Padahal, anda dapat mengantisipasinya dengan cara merawat AC secara berkala.
Merawat AC bukanlah hal yg sulit. Anda cukup membersihkan bagian filter udara. Bagian lain yg perlu dibersihkan adalah pada bagian evaporator. Jika bagian ini kotor, pendingin akan bekerja ekstra keras. Hasilnya, AC menjadi boros listrik dan udara yg dikeluarkan menjadi tidak dingin lagi.[-O-]

Selasa, 20 April 2010

Empat Jurus Preventif

Ketika sedang dikejar-kejar deadline tugas, tiba-tiba berkas di computer tak dpt dibuka gara-gara virus. Padahal anda harus menyelesaikan tugas hari itu juga. Masalah ini mungkin pernah anda alami. Untuk mengantisipasinya simak langkah-langkah preventif berikut ini.

1. Pikir dua kali sebelum menginstall sebuah sofware.
Banyak org menganggap, virus hanya menyerang komputer melalui internet atau flashdisk. Padahal, media lain seperti cakram padat (CD) pun dpt menjd media penyalur virus. Oleh sebab itu, sebaiknya anda tdk sembarang menginstall sebuah CD software.
Sebagai langkah antisipasi, anda dpt membiasakan diri utk memback-up semua berkas penting secara berkala ke berbagai macam media. Hal ini bertujuan agar jika sewaktu-waktu virus menyerang data dalam komputer, anda masih memiliki data cadangan.

2.Gunakan Software Keamanan Terbaru.
Utk mengantisipasi virus, sebaiknya anda memproeksi komputer dg tiga jenis software keamanan utama dan terpasang dgn pengaturan otomatis. Mereka adalah anti virus utk menangkal virus, antispyware utk menangkal spyware, dan firewall utk memblokir serangan hacker serta koneksi dari luar.
Bagi anda yg ingin mencoba versi gratis, silahkan mengunduh seperti AVG antiVirus, Ad-ware, atau zone Alarm. Angan lupa, pastikan semuanya versi terbaru atau sdh anda perbaharui.. setelah itu, jalankan vitur pindai secara berkala.

3. Hati-hati jika membuka attachment email.
Email memang sdh menjadi sarana berkomunikasi yg efektif sekarang ini. Tak hanya urusan pekerjaan, emailpun sering menjadi media kirim-mengirim berkas yg berisi joke-joke. Jika anda termasuk orang yg sering menggunakan email, sebaiknya hati-hati jika membuka sebuah file attacment. Apalagi jika email tsb berasal dari orang yg tak dikenal

4. Buat Akun Khusus Tamu.
Jika komputer anda sering digunakan oleh orang lain, ada baiknya melakukan antisipasi dgn membuat akun utk tamu. Tentunya dgn batasan-batasan tertentu yg dpt anda atur sendiri. Hal ini utk mengantisipasi, orang lain yg tak sengaja memasukkan flashdisk bervirus atau mungkin menginstall program yg bervirus.[-O-]

Rabu, 17 Maret 2010

Kiat Memotret dari Dalam Mobil

Bepergian dengan Mobil bukan berarti lalu waktu kita hilang begitu saja selama perjalanan. Sesungguhnya selama bepergian dgn mobil, kita berkesempatan mendapatkan foto-foto human interest. Kebiasaan berlalu lintas orang Indonesia yg masih sangat mengabaikan faktor keamanan adalah ladang perburuan foto yg luar biasa. agar anda tidak ikut menjadi bagian dari orang yg mengabaikan keselamatan lalu lintas ini, perlu diingatkan agar anda tidak memotret saat mengemudi. Memotretlah saat anda duduk sebagai penumpang saj

Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan untuk bisa memotert dari dalam mobil yg bergerak. Hal terpenting adalah kesiapan anda menghadapi adegan-adegan yg bisa muncul setiap saat. Adegan-adegan yg mengejutkan itu antara lain seperti yg bisa disaksikan dihalaman foto ini, difoto oleh wartawan ZP dari sejumlah daerah Indonesia.

Di Bali misalnya, seorang wanita bisa mengendarai sepeda motor sambil di kepalanya bertengger beban minuman dalam botol yg pasti tidaklah ringan

Atau juga sebuah sepeda motor di daerah Bantul, Yogyakarta, yg mampu menangkap ayam sampai puluhan ekor sekaligus. Demikian pula berbagai kenekatan orang bersepeda motor di Jakarta dgn antara lain membawa kerupuk dalam jumlah sangat banyak, atau anak-anak yg menumpang bajaj dengan cara jauh dari aman.

Kamera yg bisa dipakai untuk memotret dari dalam mobil tidak harus kamera tertentu. Asalkan dia punya lensa dengan rentang sekitar 24 milimeter sampai 70 milimeter (ekuivalen kamera 135 film), kamera itu siap dipergunakan. Pilihan ISO bisa dipilih sekitar ISO 200 sampai ISO 800 tergantung kondisi jalan. ISO tinggi diperlukan agar anda bisa mendapatkan kecepatan rana yg memadai dalam meredam guncangan kendaraan. Secara umum, ISO 400 adalah pilihan ISO yg terbaik dan teraman.

Diafragma yg paling sesuai untuk pemotretan dalam mobil adalah sekitar 5,6. Dengan pilihan ini, anda mendapatkan ddepth of field (ruang tajam) yg cukup, sementara kecepatan rananya juga cukup tinggi. Kalau anda mau lebih praktis, pilihlah mode pencahayaan A (aperture priority) pada ISO 4000 dengan bukaan diafragma 5,6 untuk segala sisi pemotretan.


Hal-hal Lain

Selain kamera yg siap bidik beberapa hal lain wajib anda perhatikan, antara lain :

1. Kaca mobil harus dalam keadaan bersih. Manakala hari hujan, bersihkanlah butiran-butiran air dgn wiper terlebih dahulu.

2. Jangan ada benda berwarna cerah di dashboard karena bayangan benda ini akan ikut terpotret. Kalau perlu, letakkan selembar kain hitam untuk menutup dashboard anda agar imaji dari luar benar-benar bersih dalam rekaman foto nantinya.

3. Manakala harus memotret saat kondisi jalan sangat tidak rata, usahakanlah agar tangan anda bisa berfungsi sebagai peredam getaran. Posisikan kedua tangan yg memegang kamera bisa mengayun bebas melindungi kamera dari getaran yg terlalu menyentak. Kecepatan rana 1/1.000 detik secara umum mampu meredam getaran kondisi jalan aspal terburuk sekalipun.

4. Lakukan kerja sama dengan pengemudi untuk memotret objek yg kebetulan berada tepat di depan mobil kita. Minta pengemudi agar bisa menyesuaikan kecepatan selayaknya.[-O-].

Sabtu, 20 Februari 2010

Piawai Menulis Esai

Menuangkan pikiran ke dalam bentuk tulisan merupakan aktifitas yg sangat bermanfaat. Selain melatih logika dan kemampuan berbahasa, aktivitas ini juga melatih pelakunya menyampaikan gagasan-sebuah ketrampilan yg penting namun masih jarang dimiliki oleh pekerja di Indonesia.
Menulis bisa juga terjadi medium ekspresi. Simak saja betapa blogging (jurnal online) kini sedang marak, bahkan di Indonesia. Selain itu, bukan tidak mungkin kegiatan ini mendatangkan uang, jika tulisan anda dimuat di media massa.
Untuk mulai menulis, salah satu bentuk tulisan yg dapat dimanfaatkan adalah esai, yaitu karangan yg membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Pada tulisan ini, kepribadian, pola pikir dan cara pandang esais (pengarang esai) sangat menonjol. Berikut ini beberapa acuan yg dapat digunakan saat menulis.
Hal pertama yg harus dilakukan adalah menetukan topic. Pilihlah satu topik yg benar-benar disukai agar anda dapat lebih menikmati proses penciptaan esai tersebut, misalnya tentang remaja, kehidupan sosial di perkotaan, atau tentang seni dan budaya.
Sebelum memutuskan topik mana yg hendak di pakai, ada baiknya untuk melihat bebrapa bahan bacaan guna mengetahui seberapa menarik topik ini untuk diangkat.
Setelah menetukan topic, persempit ruang pembahasan anda agar nantinya tulisan tersebut tetap focus, dalam dan tidak rancu. Misalnya topic tentang perkotaan, anda bisa mempersempit pembahasan dgn mengangkat tentang tata kota atau system transportasi di dalamnya.
Bertukar pikiran atau berdiskusi dgn rekan-rekan merupakan cara produktif untuk mendapat masukkan mengenai topic yg akan diangkat dalam esai. Dari diskusi ini pun mungkin anda bisa menemukan argument-argumen baru untuk mendukung esai.
Saat menulis anda bisa memasukkan ide-ide yg menarik atau mengutip komentar orang-orang yg dirasa mampu memberi inspirasi bagi pembaca. Sedapat mungkin hindarilah kata-kata klise yg sebenarnya tidak perlu dimasukkan dalam tulisan.
Terakhir adalah kesimpulan yg di dalamnya berisi inti dari semua yg telah anda tulis. Sebaiknya gunakan kalimat yg singkat namun padat.[-O-]