Tampilkan postingan dengan label Klasika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klasika. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Januari 2011

Pizza Italia yang Selalu Menggugah Selera

Saat menonton film kegemaran bersama keluarga atau kerabat, tentu akan terasa lebih asyik jika ditemani makanan yg lezat, praktis sekaligus dapat mengenyangkan perut. Dari sekian banyak pilihan makanan, pizza adalah salah satu yg paling digemari.

Walaupun sama-sama terdiri dari adonan roti yg berbentuk bundar dgn berbagai topping di atasnya, ternyata makanan asal Italia ini telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga rasa pizza yg asli dgn sendirinya akan telah bergeser.

Selain mengalami pergeseran rasa, pizza yg aslipun sebenaranya secara tradisional dibakar di atas plat batu atau besi dgn kayu sejenis kayu akasia. Sampai saat ini, para wanita di Italia, negri dimana pizza berasal, masih menggunakan kayu untuk membuat pizza. Sementara di sini, dgn alasan praktis, pizza yg anda temui dibakar dalam oven. Cara memasak yg berbeda inilah akhirnya yg membuat tekstur pizza yg anda temui berbeda dari aslinya.


Mengenal Pizza Lebih Dekat
Ada banyak versi tentang sejarah asal mulanya pizza. Beberapa pendapat mengatkan bahwa pizza terbuat dari adonan roti Matzo yg dibawa ke Roma oleh pasukan Italia. Sementara pendapat lain mengatakan bahwa pizza merupakan evolusi dari si legendaris Focacia yg disajikan di Roma sekitar 1.000 tahun yg lalu sbg camilan. Selain itu, ada juga pendapat yg mengatakan bahwa pizza di bawa ke Italia oleh orang Yunani pd abad pertama.

Dari sekian banyak versi, yg paling populer adalha pizza yg dibikin oleh petani di daerah Naples, Italia. Pd awalnya pizza dibuat dari adonan roti yg rata dgn taburan minyak zaitun, irisan tomat, dan keju mozzarella. Perkembangan zaman serta tuntutan masyarakat akan rasa, yg membuat topping pizza kian beragam.

Jika anda ingin merasakan pizza dgn citarasa Italia khususnya bagian utara dan Venesia, Restoran Porta Venezia yg berada di The Aryaduta Suites Hotel Semanggi, Jakarta menyajikan Quatro Formaggio sebagai salah satu pizza terlezat. Jangan lupa juga utk mencicipi Filleto di Manzo Al Gorgonzola yg disajikan dgn gorgonzola crean cheese dan fillet daging sapi yg dipanggang. Dijamin tak akan kecewa.[-O-]

Kamis, 06 Januari 2011

Pisau Dapurpun Perlu Dirawat

Bagi yg senang memasak, tentu tahu betapa nyamannya menggunakan pisau dapur yg tajam. Berbagai keperluan memotong bisa dilakukan dgn lebih cepat dan pekerjaan menjadi lebih efisien. Seiring dgn berjalannya waktu, pisau pun akan tumpul, namun hal ini juga tergantung dari cara perlakuannya.
SEBAGAI alat utama utk mempersiapkan masakan di dapur, perlakuan dan perawatan yg tepat pada pisau dapat membuatnya lebih tahan lama. Ada beberapa hal yg bisa dilakukan, antara lain :
1. Bersihkan pisau setelah selesai digunakan dgn menggunakan sabun dan air hangat utk mengangkat setiap kotoran yg tersisa dan menempel dgn maksimal. Setelah itu keringkan pisau agar tidak mudah berkarat.
2. Asahlah pisau secara berkala dgn tetap mengikuti sudut lekukannya. Cara tradisional terbukti jitu, yaitu dgn menggosokkannya berulang-ulang kali pd batu atau cobek batu hingga ujungnya tajam kembali. Asah pisau searah dgn dinding pisau sehingga sudut ketajamannya landai. Semakin landai sudutnya, maka semakin tajam pula pisau tersebut.
3. Dewasa ini pisau memiliki beragam varian dgn desain yg berbeda-beda utk kebutuhan memotong yg juga beragam. Gunakanlah pisau sesuai dgn karakteristiknya agar usia pemakaiannya bisa tetap lama. Sebagai contoh, pisau utk mengiris daging yg tipis akan akan lebih cepat rusak kondisinya jika digunakan utk memotong bagian-bagian daging yg keras atau untuk memotong tulang. Menggunakan pisau sesuai dgn fungsinya juga utk menjaga baut-baut pd pisau agar tetap dalam kondisi sempurna yg berpengaruh pada kenyamanan anda saat menggunakannya.
4. Simpanlah pisau di dalam laci dgn menggunakan sarung pisau khusus. Jika tidak ada sarung, bisa menggunakan kertas yg keras dan cukup kaku utk membungkusnya. Hal ini utk menghindari adanya benturan dgn benda-benda lain yg juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan. Disamping itu, sebaiknya tdk menyimpannya di dalam kotak kayu, mengingat kayu dapat menyerap air. Hal tsb akan menyebabkan terjadinya udara yg lembab dan lama kelamaan dapat merusak kondisi pisau.[-O-]